GrooveArena

· Baca 6 mnt

Cara menyelenggarakan beat battle bareng teman

Formatnya, aturan yang menjaganya tetap adil, dan empat cara sebuah beat battle biasanya jadi berantakan. Berlaku untuk dua orang atau delapan, di satu ruangan atau online.

Beat battle adalah permainan tertua dalam produksi musik: semua orang membuat sesuatu di bawah batasan yang sama, lalu semua orang mendengarkan dan memutuskan. Berdua saja sudah seru betulan, dan ia bisa membesar sampai satu ruangan penuh. Ia juga gampang diselenggarakan dengan buruk, dan kegagalannya selalu empat itu-itu saja.

Formatnya

  • Sepakati batasannya sebelum ada yang membuka apa pun. Tempo, durasi, dan batas waktu — tiga itu dan tidak lebih.
  • Semua orang membuat karyanya dalam batas waktu itu. Tidak ada perpanjangan, dan tidak boleh mengutak-atiknya di antara ronde.
  • Dengarkan tiap karya secara utuh, dalam urutan acak, tanpa tahu punya siapa yang mana.
  • Semua orang menilai semua karya, termasuk karyanya sendiri atau tidak sama sekali — pilih satu cara dan pertahankan sepanjang malam.
  • Ungkapkan siapa membuat apa setelah nilainya masuk, tidak pernah sebelumnya.

Kenapa batasannya harus sama untuk semua

Kalau satu orang menulis di 90 BPM sepanjang enam belas bar dan yang lain di 140 sepanjang empat bar, tidak ada yang bisa dibandingkan. Karyanya berbeda dalam hal yang sama sekali tidak berhubungan dengan kemampuan, dan pemungutan suaranya jatuh ke gaya mana yang kebetulan disukai ruangan. Mengunci tempo, birama, dan durasi menyingkirkan setiap variabel kecuali apa yang benar-benar dilakukan seseorang.

Versi terkuatnya melangkah lebih jauh dan mengambil tempo dari tangan semua orang. Tempo yang tidak dipilih siapa pun berarti tidak ada yang datang membawa sesuatu yang setengah jadi, dan itulah beda antara kompetisi dan pameran karya.

Batas waktunya adalah keseluruhan permainannya

Di suatu titik antara tiga dan sepuluh menit. Di bawah tiga ia jadi ujian mengetik; di atas sepuluh orang mulai ragu-ragu dan energinya hilang. Empat adalah patokan yang bagus: cukup panjang untuk drum, bass, dan satu ide, cukup pendek supaya tidak ada yang sempat memoles.

Samakan untuk semua orang dan mulai pada saat yang sama. Batas waktu yang dimulai ketika tiap orang mulai sendiri-sendiri bukan batas, melainkan saran.

Empat cara ia jadi berantakan

  • Nama menempel pada karyanya. Orang memilih temannya dan memilih siapa yang mereka anggap paling jago, alih-alih memilih apa yang baru saja mereka dengar. Buat pemutarannya anonim dan hal ini hilang sepenuhnya.
  • Tidak ada urutan dengar yang tetap, jadi karya terakhir yang menang. Efek keterkinian itu nyata. Acak urutannya tiap ronde.
  • Cuma satu orang yang menilai. Itu mengubah permainan jadi audisi, dan si penilai berhenti menikmatinya sejak ronde ketiga. Semua orang menilai.
  • Ronde yang molor. Enam karya di enam belas bar berarti enam menit duduk diam setelah semua kerja tadi. Jaga karyanya tetap pendek — delapan bar sudah lebih dari cukup untuk dinilai.

Penilaian

Dari lima, untuk karyanya secara utuh, tanpa kategori. Memecahnya jadi drum, melodi, dan mixing terdengar lebih adil padahal tidak: itu menghadiahi karya yang serba lumayan di atas karya yang melakukan sesuatu yang menarik — dan menarik itulah alasan semua orang datang.

Menjalankannya online

GrooveArena adalah format ini, tapi otomatis. Ia mengundi satu tempo untuk ruangan, memberi semua orang delapan bar kosong yang sama dan empat menit yang sama, lalu memutar tiap karya secara anonim dan mengumpulkan nilai dari lima dari tiap pemain. Aturan lengkapnya ada di sini, dan ruangan privat cuma butuh satu tautan dan satu nama — tidak perlu akun untuk bergabung kalau seseorang cuma main sekali.

Alasan menyerahkan ini ke perangkat lunak bukan kenyamanan: melainkan karena penghitung waktu dan keanoniman adalah dua aturan yang paling buruk ditegakkan orang terhadap dirinya sendiri.

Four minutes is shorter than it sounds.

Play a round